Judul buku ini "Traveller's Lexicon For Indonesia" - Your Guide & Interpreter in Your Pocket. Buku ini dicetak oleh Masa Baru Ltd Publishing House, Bandung - 3 Djalan Geredja. Kamus yang kertasnya kertas koran dan telah menguning ini kubeli di sebuah toko buku bekas di Yogyakarta bernama "Toko Buku Ekonomi". Pemiliknya orang Batak (galak sekali - tapi koleksi bukunya "boleh").
Penulisnya adalah Miss B.Sumarjati (bacanya Sumaryati) dan ilustratornya Mr. Dana. Buku ini mungkin diterbitkan untuk persiapan Ganefo tahun 1963. Buku yang mencakup kamus, panduan wisata dan jajanan serta lelucon! Iya, maunya mencari arti kata yang terjadi "tertawa terbahak-bahak", atau bertanya-tanya (tapi penulisnya dah meninggal *sigh*).
Contohnya; pada halaman 10 terdapat definisi tentang AKAR BAHAR (= "marine root"), in fact the black (radioactive?) ashes of a kind of polyp, used as a bangle (bracelet) against rheuma. Wah, baru tahu kalau Akar Bahar mungkin mengandung bahan radioaktif (apa iya ya?).
Contoh lain; pada halaman 99 terdapat daftar jajanan di Djakarta antara lain ES SHANGHAI tulisannya ..You should further try the huge cone of crushed ice, stuffed with delicious candied fruit-parts and many mysterious indefinable sweets, all indicated with a simple "Es Shanghai" (the last syllable is long). A famous "cold spot" is found along the canal of Gunungsari, Djakarta. Sekarang adanya mah Es Teller 77!
Terus ada lagi keterangan tentang ular, Phyton (pada halaman 272) hanya dikatakan :(An up to three feet long snake ) - Ular Sawah - Sleeps in the daytime, nicely curled up. The monster still does not make a good pet! Iya lah - Siapa tertarik memelihara ular sawah saat itu di Djakarta apalagi turis? Kalau orang Australia memang suka memelihara ular sebagai pets tapi keterangannya itu lucu banget kan?
Masih ada lagi keterangan tentang Hantu yang contoh kalimatnya diterjemahkan :
- Sukakah saudara bertemu dengan hantu? + Itu tergantung! Bila Saudara-lah hantu-nja!
Hahahaha! Ada kamus kok lucunya seperti ini? Kamus kumal itu bermigrasi ke Australia dan tingkat kekuningannya tertunda sementara! Kalau membukanya tidak pernah tidak menemukan hal-hal baru sehingga cekikikan sendiri, tebalnya "hanya" 385 halaman! Lumayan buat menghibur hati di saat sepi di negeri Kangguru!
Tambahan : Ada lagi ! Pada halaman 187 definisi tentang Kunang-kunang dan ada tambahan komentarnya (kamus kok dikomentari sendiri - itu kan bukan Blog!)
Kunang-Kunang : the fire fly - An Italian biologist, in collaboration with two other scientists, has published recently, that the firefly's tail-light is reffutably used as a lure to unite the sexes.
- My suspicious aunt knew that the first time she saw it!
Ada lagi ... pada halaman 186
kiss, (noun) tjiuman; (verb) men-tjium.
- Don't! - Djangan! (Ini komentar si penulis).
Dan yang praktis untuk mudah diingat:
knee, lutut; to kneel, berlutut
Kukira, kesimpulannya penulis adalah seorang yang "witty" dan intelligent! Pada masa itu saja ia sudah berusaha untuk berkomunikasi dengan pembacanya walau pun melalui sebuah kamus (yang biasanya "dry" banget), kalau ia "berada" pada zaman sekarang pasti sudah ngeBlog!