Maklum tidak ada anak di rumah ini, adanya kuciang. Ngomong juga kadang sama kuciang! Pindahan pun para kuciang akan ikut serta.
Cupik keki karena semua barang dipindahkan ke dalam doos dan Bubu juga ikut senewen kliwar-kliwer ikut jadi penilik barang. Untuk memudahkan pengepakan para kuciang harus tidur sore-sore, biasanya jam 6 kini jam 4 sudah masuk tidur.
Mereka punya "harta" yang disebut "harta para kuciang". Yang pertama aku membeli sebuah tenda biru dari sebuah toko petshop bangkrut jadi dari $40 dijual hanya $4. Alamak! Keduanya berebut ingin tidur di tenda biru, terpaksa aku membelikan sebuah tenda lagi, yang ini jangan ditanya berapa karena bukan barang diskon. Herannya mereka selalu berebut si Tenda Biru dan akhirnya Cupik diputuskan memiliki Tenda Coklat tapi dimodifikasi sendiri olehnya.
Istilahnya, tenda itu dipenyok! Ya, jadi gepeng dan Cupik baru mau tidur di sana. Selimut mereka dibeli di toko The Vinnies @ $1 (bekas milik bayi) dan kemarin sebelah rumah (tetangga nomor 15) membuang sebuah kasur bayi bermotif beruang (beertjes). Itu pun kini menjadi harta benda para kuciang.
Pindah rumah nanti asalkan harta benda mereka ikut pasti mereka akan terbiasa. Musim dingin begini cuaca dingin sekali dan mereka berada di tenda masing-masing dari jam 4 sore hingga besok saat kami buka kantor (rumah nomor 17), ya jam 9, kadang jam 10 atau 11 pagi.. Hehehe!
Saat itu biasanya Bubu dah bangun tapi Cupik masih molorrrr....