Antara Sanae-san dan aku seperti bermain Ping-Pong, kadang aku memberinya "barang-barang" dan sebaliknya ia juga demikian. Sanae-san senang sekali berbuat sesuatu untuk orang lain, biasanya menolong orang yang baru saja pindah ke Australia. Beberapa hari yang lalu ia menelepon menanyakan apakah aku memiliki sebuah meja makan untuk seseorang.
Kebetulan kami "kehabisan" meja makan, sudah diberikan pada beberapa orang, melalui Sanae-san kami juga sudah membagikan beberapa meja.
Eh, kemarin kebetulan tetangga, 2 rumah dari nomor 57 "membuang" meja antik. Meja itu terbuat dari kayu jati dan buatan Australia tahun 1950an (bisa dibagi dalam 3 bagian dan memiliki extension bisa dipanjangkan menjadi meja pesta). Aku langsung menelepon Sanae-san.
Sambil menunggu Sanaesan, aku menyiapkan meja itu, dipoles minyak Cedar dan juga dilap hingga berkilat. Sebuah taplak kupersiapkan dan bahkan aku sempat bekerja di kebun membuat hiasan Natal di atas meja itu. Sanae-san senang melihat meja itu yang segera dimasukkan kedalam mobilnya. Lho, ternyata yang ditolong itu seorang wanita Indonesia yang pindah rumah!
Yah, setelah mengobrol sejenak, meja pun diangkut dengan mobil Honda Oddyseynya menuju ke tempat yang baru. Semoga kerasan dan berguna di sana!