Hari ini berbelanja sayur-sayuran dan daging. Tukang penjual sayur bernama Freddy (bossnya si Jeannie tapi ternyata sepupu pula) dan tukang penjual daging bernama Leo (sama dengan guru mengemudiku namanya - kemarin latihan lagi yang ke 6). Aku membeli daging Chuck Steak (daging sudah tak ada tulangnya), mau beli daging koyor tidak ada jadi Chuck Steak digunting-gunting = koyoran.
Menu hari ini untuk memberi semangat yang "bersekolah" DKT alias Mbak Yun dimasakin berbagai macam yaitu ; Jangan Asem, Empal, Tahu Bacem, Ayam Goreng. Semua dimasak dengan cara LN (*Jangan ditertawain ya para ibu yang pandai memasak seperti Ine dan D'Ez*)
Tadi beli ayam bagian sayap, nah bagian paling ujung disebut "kepet", yang paling normal bagian tengahnya dan bagian ujung sekali itu besarnya kayak paha ayam di Indonesia. Bagian-bagian itu dipotong jadi 3, kepet, tengah, "paha". Daging Chuck Steak dipotong jadi beberapa bagian tetapi yang model "koyor" digunting lebih kecil. Semua dibumbui asem (tamarind dari Thailand), gula pasir sedikit, chicken powder, terasi bubuk, parutan bawang (soalnya gak punya brambang, laos juga pas abis) lemongrass sepotong (serei). Semua ditumis sebentar dalam sedikit minyak dan diungkep, ditambahi sedikit air dan daun jeruk (aku pakai daun Lemon).
Siapkan satu panci lagi, masukkan air, pindahkan air daging dari panci sebelah ke panci itu, tambahi koyor, potongan jagung, terong yang sudah diiris-iris, potongan lombok ijo. Kalau bisa jangan ditambahi gula, manisnya timbul dari jagung yang direbus disitu. Tambahi daun jeruk dan air jeruk Lemon.
Dalam panci satunya tambahkan tahu (Merk Nigari buatan Korea- merk lain ya boleh, tidak bermerkpun boleh). Rebus empal dan tahu hingga meresap bumbunya.
Sajikan Jangan Asem bersama Tahu Bacem Goreng, Ayam Goreng (diambil dari rebusan itu tadi) dan Empal Goreng ---Voila! Four-in-one siap sekejap! Dimakan dengan nasi hangat, yang terlihat di atas, percobaannya, yang beneran dalam jumlah banyak buat tamunya nanti untuk makan malam bersama! Ayo ikut! Bon Apetit!
Catatan : Tips bagi para ibu yang tinggal di LN, taruhlah batang lemongrass (bagian bongkotnya) dalam vas berisi air di dekat jendela dapur. Dua hal diperoleh yaitu ada persediaan lemongrass segar setiap saat dan lemongrassnya juga tumbuh, keluar akarnya, tinggal ditanam. Cara memakai, potong saja ujungnya dikit-dikit! Tips tidak berlaku bagi yang tinggal di Indonesia (*Berbahagialah mereka*)