Life in Australia & Life in Indonesia

Blog EntryJangan Asem Made In AustraliaNov 9, '06 9:05 PM
for everyone

Hari ini berbelanja sayur-sayuran dan daging. Tukang penjual sayur bernama Freddy (bossnya si Jeannie tapi ternyata sepupu pula) dan tukang penjual daging bernama Leo (sama dengan guru mengemudiku namanya - kemarin latihan lagi yang ke 6). Aku membeli daging Chuck Steak (daging sudah tak ada tulangnya), mau beli daging koyor tidak ada jadi Chuck Steak digunting-gunting = koyoran.

Menu hari ini untuk memberi semangat yang "bersekolah" DKT alias Mbak Yun dimasakin berbagai macam yaitu ; Jangan Asem, Empal, Tahu Bacem, Ayam Goreng. Semua dimasak dengan cara LN (*Jangan ditertawain ya para ibu yang pandai memasak seperti Ine dan D'Ez*)

Tadi beli ayam bagian sayap, nah bagian paling ujung disebut "kepet", yang paling normal bagian tengahnya dan bagian ujung sekali itu besarnya kayak paha ayam di Indonesia. Bagian-bagian itu dipotong jadi 3, kepet, tengah, "paha". Daging Chuck Steak dipotong jadi beberapa bagian tetapi yang model "koyor" digunting lebih kecil. Semua dibumbui asem (tamarind dari Thailand), gula pasir sedikit, chicken powder, terasi bubuk, parutan bawang (soalnya gak punya brambang, laos juga pas abis) lemongrass sepotong (serei). Semua ditumis sebentar dalam sedikit minyak dan diungkep, ditambahi sedikit air dan daun jeruk (aku pakai daun Lemon).

Siapkan satu panci lagi, masukkan air, pindahkan air daging dari panci sebelah ke panci itu, tambahi koyor, potongan jagung, terong yang sudah diiris-iris, potongan lombok ijo. Kalau bisa jangan ditambahi gula, manisnya timbul dari jagung yang direbus disitu. Tambahi daun jeruk dan air jeruk Lemon.

Dalam panci satunya tambahkan tahu (Merk Nigari buatan Korea- merk lain ya boleh, tidak bermerkpun boleh). Rebus empal dan tahu hingga meresap bumbunya.

Sajikan Jangan Asem bersama Tahu Bacem Goreng, Ayam Goreng (diambil dari rebusan itu tadi) dan Empal Goreng ---Voila! Four-in-one siap sekejap! Dimakan dengan nasi hangat, yang terlihat di atas, percobaannya, yang beneran dalam jumlah banyak buat tamunya nanti untuk makan malam bersama! Ayo ikut! Bon Apetit!

Catatan : Tips bagi para ibu yang tinggal di LN, taruhlah batang lemongrass (bagian bongkotnya) dalam vas berisi air di dekat jendela dapur. Dua hal diperoleh yaitu ada persediaan lemongrass segar setiap saat dan lemongrassnya juga tumbuh, keluar akarnya, tinggal ditanam. Cara memakai, potong saja ujungnya dikit-dikit! Tips tidak berlaku bagi yang tinggal di Indonesia (*Berbahagialah mereka*)


19 CommentsChronological   Reverse   Threaded
evimeinar wrote on Nov 9, '06
Tips bagi para ibu yang tinggal di LN, taruhlah batang lemongrass (bagian bongkotnya) dalam vas berisi air di dekat jendela dapur. Dua hal diperoleh yaitu ada persediaan lemongrass segar setiap saat dan lemongrassnya juga tumbuh, keluar akarnya, tinggal ditanam. Cara memakai, potong saja
wahhh makasih mbak Tipsnya selama ini aku taruh di freezer atau kulkas
artson wrote on Nov 9, '06
agak bingung dengan judulnya baru ngeh "jangan" itu sayur yak..hehhe, aniwei di sana susah ngga sih cari rempah-rempah buat bumbunya, kalo ada pasti mahal kali yah....

hmmm bikin laper neh..
theresajackson wrote on Nov 9, '06
Cari rempah-rempah sulit, aku tinggal jauh dari kampung melayu jadi tanam2 sendiri. Daun jeruk banyak, lemongrass ada, lombok nanam (tapi mati), pohon pisang (nanam n mati juga), tapi ada pohon jambu (daun jambu untuk bikin pndang telur)..gitu! Ini kehabisan laos, piye yo?
evimeinar wrote on Nov 9, '06
ni kehabisan laos, piye yo?
aku biasa nyimpen laos di freezer mbak
belanja laos selama setahun baru dua kali
andracharoen wrote on Nov 9, '06
Hebat... perjuangan memasak sayur asem & baceman... kan di LN gitu loh... Eh kalo aku belajar sambil disuguhi masakan seenak ini, abis makan malah 'liyer-liyer'...ngantuk... hehehe... saingan ama Bubu...
oetjipop wrote on Nov 9, '06
mbak jangan asemnya ga pake brambang bawang yaaa?
artson wrote on Nov 9, '06
Cari rempah-rempah sulit, aku tinggal jauh dari kampung melayu jadi tanam2 sendiri. Daun jeruk banyak, lemongrass ada, lombok nanam (tapi mati), pohon pisang (nanam n mati juga), tapi ada pohon jambu (daun jambu untuk bikin pndang telur)..gitu! Ini kehabisan laos, piye yo?
waduh perlu perjuangan yah... hehehe, tapi dengan begitu akhirnya jadi kreatif cari bahan serta ngolahnya
theresajackson wrote on Nov 9, '06
mbak jangan asemnya ga pake brambang bawang yaaa?
Welhadhalah terlupa, iya pake parutan bawang soalnya gak punya brambang! Makasih....lariiiii diralat!
theresajackson wrote on Nov 9, '06
artson said
tapi dengan begitu akhirnya jadi kreatif cari bahan serta ngolahnya
Iya, klo gak kreatif jadi gimana wong gakda siapa2...Kefefefet jadi Kreatif! Makasih yo!
elkaje wrote on Nov 9, '06
iya...bumbu pawon di sini murah dan berlimpah, sampe sering di sia siakan, saking murahnya.

mbak Threes, aku nih, kalau bikin jangan asem... oleh anak2 suka di bandingkan dengan jangan asemnya si Atun, katanya..."enakan bikinan mbak Atun" emang iya... si Atun tangannya lebih sedep kalau masak soto dan jangan asem ketimbang diriku. Nyambel juga.... padahal 8 tahun lalu ikut aku, dia gak bisa masak tuh.
theresajackson wrote on Nov 9, '06, edited on Nov 9, '06
elkaje said
si Atun tangannya lebih sedep kalau masak soto dan jangan asem ketimbang diriku. Nyambel juga....
Masakan itu menyalurkan jati diri kita, Atun yang orang Jawa, kebudayaan Jawanya tersalurkan dalam masakannya, klo Ine dan aku kali jati dirinya masakan yang klo didalam dunia kuliner disebut Masakan Nonya! Ine lebih dari aku...tapi aliran kulinernya tuh itu...

Aku lagi kehabisan Laos, payah deh! Harus tunggu belanja di Asian Grocery Store di Blacktown untuk kesana aja dah paling tidak $6 alias hampir Rp.50 ribu lha klo di Indo bisa dapat berapa Laosnya segitu?
theresajackson wrote on Nov 9, '06
'liyer-liyer'...ngantuk..
Oh, klo soal enaknya yo sedep lho yuk sini tak masakin a la LN ? Liyer-liyer Ngantuk = LN juga kan?
theresajackson wrote on Nov 9, '06
nyimpen laos di freezer
Oh, Laos-ku kering jadi disimpan di lemari dapur, klo yg seger gak pernah beli mungkin klo ke kota bisa beli di toko-toko Thailand laos, kunci, tapi kencur susah, ada juga sih di Maroubra...jauhnya..
andracharoen wrote on Nov 9, '06, edited on Nov 9, '06
Laos 50 ribu udah bisa jadi juragan Laos =)) bisa bikin pesta laos...mamaku kalo beli laos 500rp udah dapet buanyak, kira2 setelapak tangan orang dewasa. Itu juga sambil bilang "tambahi kunir, kencur, godhong salam"
theresajackson wrote on Nov 9, '06
Waduuuh mau dunk Andra, ......Laosku abis biissss!
andracharoen wrote on Nov 9, '06, edited on Nov 9, '06
Dikirim via MP mbak... swiinnggg.... gedebukkk... klonong-klonong... (bunyi bel pintu depan)...

(Maaf belum kesampaian mengirim via pos)
theresajackson wrote on Nov 10, '06
Dikirim via MP mbak... swiinnggg.... gedebukkk... klonong-klonong... (bunyi bel pintu depan)...

(Maaf belum kesampaian mengirim via pos)
Hahaha! Inget aza itu Klonongan Sapi, bahkan Bubu aja niteni klo ada klonong2!
haleygiri wrote on Nov 10, '06
enyak...enyak... versi manapun tetep enyak dan segerrrrrrrrrr...
theresajackson wrote on Nov 10, '06
enyak...enyak... versi manapun tetep enyak dan segerrrrrrrrrr...
Hmmmm versi Haley piye yo?
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help